Suasana malam minggu di Kabupaten Karangasem mendadak bergelora dan penuh sesak oleh ribuan warga yang haus akan hiburan. Ribuan pasang mata menyatu dalam kegembiraan saat gelaran malam puncak Festival Literasi ‘Prana Pustaka’ 2026 dihelat dengan meriah pada Sabtu (12/9) malam. Acara yang dipusatkan di area Panggung Karangasem Akhir Pekan tersebut berhasil menjadi magnet tersendiri bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan mereka.
Aroma harum aneka ragam jajanan kuliner lokal yang dijajakan di stan-stan UMKM awalnya menjadi pusat perhatian utama pengunjung sejak sore hari. Namun, suasana berubah drastis ketika sosok penyanyi populer asal Buleleng, Yan Srikandi, menghentakkan kakinya di atas panggung utama. Tanpa canggung, aksi panggung sang musisi langsung memancing kehebohan dan menyedot ribuan orang untuk berbondong-bondong mendekat.
Hentakan Koplo Buleleng yang Membakar Semangat
Setelah menyapa para penggemarnya dan berjoged santai sejenak untuk memanaskan suasana, Yan Srikandi langsung mengambil posisi di depan mikrofon. Sebagai tembakan pembuka, ia membawakan tembang hits bertajuk 'KTP Jember' yang telah dikemas ulang dengan aransemen dangdut koplo nan energik. Suara musik yang menghentak dan penuh irama langsung membuat area depan panggung bergetar oleh langkah kaki penonton yang larut dalam tarian.
Pengunjung yang sebelumnya sedang asyik menikmati wisata kuliner langsung menghentikan aktivitas makan mereka. Lautan manusia perlahan merapat ke bibir panggung demi menyaksikan penampilan Yan Srikandi dari jarak dekat. Di sela-sela penampilannya, penyanyi bersuara khas ini tak lupa menyampaikan sapaan hangat kepada seluruh pengunjung yang hadir.
"Senang sekali bisa ikut tampil di Panggung Karangasem Akhir Pekan. Mari kita bergoyang bersama-sama, asalkan tetap tertib," ujar Yan Srikandi di hadapan ribuan penonton yang bersorak riuh.
Ajakan santun namun penuh semangat itu seolah menjadi komando resmi bagi massa untuk semakin lebur dalam suasana malam yang riang. "Atmosfer malam ini sungguh luar biasa, antusiasme warga Karangasem bener-bener tidak ada duanya," celetuk salah satu penonton yang tak berhenti bergoyang mengikuti alunan musik.
Goyang Bersama Pejabat dan Puncak Kemeriahan
Kemeriahan festival mencapai titik didih ketika lagu kedua berjudul 'Jaran Buang' diluncurkan. Irama yang makin cepat dan interaktif membuat batasan antara pengisi acara dan penonton runtuh begitu saja. Beberapa penonton bahkan memberanikan diri untuk naik ke atas panggung utama agar bisa berjoged berdampingan secara langsung dengan sang penyanyi idola.
Tak mau kalah dengan semangat warganya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sudiatmika, juga tampak melangkah naik ke atas panggung. Kehadiran pejabat daerah yang ikut larut berjoged bersama Yan Srikandi dan warga membuat malam puncak festival terasa sangat cair, hangat, dan lepas dari kesan formalitas yang kaku.
Sebagai penutup malam yang berkesan tersebut, Yan Srikandi akhirnya membawakan tembang andalan yang paling ditunggu-tunggu, yaitu 'Karadang'. Penonton pun kompak menyanyikan lirik lagu tersebut secara bersama-sama, mengakhiri pertunjukan musik malam itu dengan gemuruh tepuk tangan dan kepuasan.
Ringkasan Fakta Malam Puncak Festival
Festival Literasi 'Prana Pustaka' 2026 tidak hanya sukses mempromosikan budaya baca, tetapi juga berhasil mengawinkannya dengan seni pertunjukan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Berikut adalah beberapa data fakta terkait pesta rakyat tersebut:
| Parameter | Detail Acara |
|---|---|
| Nama Acara | Malam Puncak Festival Literasi ‘Prana Pustaka’ 2026 |
| Pengisi Acara Utama | Yan Srikandi (Musisi asal Buleleng) |
| Waktu & Tempat | Sabtu (12/9) Malam, Panggung Karangasem Akhir Pekan |
| Daftar Lagu Hits | 'KTP Jember' (Koplo), 'Jaran Buang', 'Karadang' |
| Dukungan Pemerintah | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Karangasem |
Penyelenggaraan acara ini membuktikan bahwa kampanye literasi dapat disajikan dengan cara yang segar, inklusif, dan menghibur. Lewat perpaduan antara musik populer dan lapak kuliner UMKM, Karangasem sukses membuktikan diri sebagai daerah yang aktif menghidupkan ruang publik bagi masyarakatnya.
Comments (0)