Komut Pertamina Pantau Kesiapan Avtur di AFT Ngurah Rai Jelang Lonjakan Trafik Penerbangan
Warkini.com – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja mendadak ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, pada akhir pekan ini. Kunjungan ini dige
Warkini.com – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja mendadak ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, pada akhir pekan ini. Kunjungan ini digelar untuk memastikan kesiapan pasokan dan kualitas bahan bakar pesawat (avtur) menjelang lonjakan trafik penerbangan yang diprediksi terjadi selama musim liburan sekolah dan peningkatan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata. Iriawan didampingi oleh jajaran direksi dan manajemen terkait yang bertanggung jawab atas rantai suplai energi bandara.
Dalam pengecekan langsung tersebut, rombongan meninjau seluruh fasilitas vital terminal, mulai dari tangki penyimpanan, sistem penyaluran, hingga laboratorium kendali mutu. AFT Ngurah Rai menjadi tulang punggung pasokan avtur bagi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang kini mulai melayani peningkatan frekuensi penerbangan domestik dan internasional. Langkah operasional ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan yang bisa mencapai lebih dari 20 persen di atas rata-rata harian normal berdasarkan data historis lalu lintas udara.
Fokus pada Keandalan dan Koordinasi
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima awak Warkini.com, Minggu (14/6), Iriawan menekankan bahwa terminal avtur ini memegang peranan strategis dalam menopang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah. Selain memeriksa stok fisik, ia juga memastikan seluruh prosedur keselamatan dan keandalan operasional berjalan sesuai standar internasional.
"Saya sengaja melakukan kunjungan ini untuk memastikan seluruh prosedur operasional berjalan dengan baik. Keandalan AFT Ngurah Rai memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bali."
Lebih lanjut, Iriawan menyoroti pentingnya koordinasi lintas pemangku kepentingan. Manajemen Pertamina terus berkomunikasi secara intensif dengan maskapai penerbangan, otoritas bandara, dan AirNav Indonesia untuk memastikan distribusi avtur tidak mengalami kendala meski terjadi peningkatan frekuensi pengisian bahan bakar yang padat. Tim di AFT Ngurah Rai juga sudah disiagakan dalam pola kerja 24 jam guna merespons lonjakan permintaan secara cepat.
Jaminan Stok dan Peningkatan Layanan
Berdasarkan pantauan internal perusahaan, cadangan avtur di AFT Ngurah Rai berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan selama periode puncak. Pertamina juga telah menambah kuota pengiriman dari kilang utama guna mengamankan ketahanan stok hingga dua pekan ke depan. Langkah ini sejalan dengan proyeksi peningkatan pergerakan pesawat yang akan mencapai puncaknya pada pertengahan Juni hingga awal Juli.
Selain aspek kuantitas, pengecekan kualitas juga menjadi perhatian utama. Seluruh sampel avtur yang diuji di laboratorium terminal menunjukkan spesifikasi yang memenuhi syarat keselamatan penerbangan. Dengan kesiapan ini, Pertamina optimistis dapat menjaga reputasi layanan energi bandara tanpa gangguan yang berarti selama masa liburan.
Kunjungan Komisaris Utama ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Bali, yang semakin bergeliat seiring pulihnya kepercayaan wisatawan dan meningkatnya jadwal terbang dari berbagai maskapai.
Comments (0)