Pemeriksaan Dijadwalkan di Balikpapan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nabil Husein Said Amin Al Rasydi, pengusaha sekaligus anggota Komisi III DPR RI. Nabil dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk mendalami dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi pemanggilan tersebut kepada awak media pada Selasa (23/6/2026). “NHS, wiraswasta, pemilik PT Nahusam Bermartabat Indonesia,” ujar Budi menjelaskan identitas saksi yang akan diperiksa.
NHS, wiraswasta, pemilik PT Nahusam Bermartabat Indonesia.
Nabil Husein dikenal luas sebagai Presiden klub sepak bola Borneo FC Samarinda. Keterkaitannya dengan Rita Widyasari diduga berada dalam lingkup aliran dana yang tengah diusut KPK. Lembaga antirasuah itu sengaja menggelar pemeriksaan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan, bukan di gedung KPK Jakarta, sebagai bagian dari efisiensi dan kemudahan akses bagi saksi yang berdomisili di Kalimantan Timur.
Kasus yang menjerat Rita Widyasari sendiri bukan perkara baru. Mantan bupati dua periode itu telah divonis bersalah dalam perkara suap dan gratifikasi sebelumnya. Rita terbukti menerima sejumlah uang dari berbagai pihak terkait perizinan dan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Meski sudah berstatus terpidana, KPK terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri penerimaan lain yang belum tersentuh hukum, termasuk menduga adanya keterlibatan sejumlah pengusaha yang turut menikmati aliran dana tersebut.
Pemanggilan Nabil Husein mendapat perhatian publik mengingat posisinya saat ini sebagai legislator yang duduk di komisi hukum dan anggota DPR. Pihak KPK hingga kini belum merinci lebih jauh soal materi pemeriksaan, namun langkah ini dipandang sebagai upaya serius untuk menuntaskan jejaring gratifikasi yang diduga meluas di era kepemimpinan Rita Widyasari.
Hingga berita ini diturunkan, Nabil Husein belum memberikan pernyataan resmi terkait pemanggilan tersebut. KPK dijadwalkan akan melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain dalam waktu dekat untuk memperkuat konstruksi perkara. Informasi selengkapnya akan terus diperbarui oleh tim redaksi Warkini.com seiring perkembangan penyidikan.
Comments (0)