warkini.
Viral

Momen Peti Jenazah Ayatollah Khamenei Ditampilkan, Pelayat Menangis

Warkini.com, Teheran — Suasana penuh duka dan haru menyelimuti Grand Mosalla Teheran ketika peti jenazah mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya disemayamkan

Momen Peti Jenazah Ayatollah Khamenei Ditampilkan, Pelayat Menangis

Warkini.com, Teheran — Suasana penuh duka dan haru menyelimuti Grand Mosalla Teheran ketika peti jenazah mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya disemayamkan di hadapan publik. Ribuan pelayat memadati kompleks masjid raya itu, menangis histeris dan melantunkan slogan-slogan keagamaan begitu peti jenazah almarhum ditampilkan pada Kamis siang waktu setempat.

Momen ini menjadi titik puncak kesedihan nasional setelah Khamenei wafat pada akhir Februari lalu, menyusul serangan militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Dalam foto yang diabadikan oleh kantor Pemimpin Tertinggi Iran, tampak peti jenazah yang dibalut bendera nasional Iran diletakkan di atas sebuah mimbar megah, dikelilingi oleh para perwira tinggi militer dan tokoh-tokoh penting rezim. Para pelayat, sebagian besar berpakaian hitam dan memegang potret Khamenei, menempelkan tangan di dada atau mengangkat kitab suci Al-Quran sambil menitikkan air mata.

Menurut laporan yang dihimpun oleh media kami di lapangan, suasana di dalam Grand Mosalla semakin emosional ketika muazin mengumandangkan azan dan lantunan doa bersama dimulai.

"Allahu Akbar! Darah kami mengalir demi pemimpin kami!" teriak sejumlah pelayat yang tengah berada di barisan terdepan, suara mereka tercekat di antara isak tangis.

Slogan-slogan anti-AS dan Israel pun turut menggema, menunjukkan betapa kemarahan masih bercampur aduk dengan duka yang mendalam. Pihak keamanan Iran dikerahkan secara ketat di seluruh sudut masjid, namun tidak menghalangi warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir, meski antrean mengular hingga ke jalan-jalan utama di sekitarnya.

Ayatollah Khamenei, yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, dipandang sebagai simbol perlawanan dan poros kekuatan spiritual negeri para Mullah itu. Kematiannya akibat serangan udara langsung yang menyasar sebuah fasilitas bawah tanah di pinggiran Teheran mengguncang peta politik Timur Tengah. Upacara pemakaman kenegaraan direncanakan akan digelar esok hari dengan prosesi iring-iringan jenazah menuju Mausoleum Imam Khomeini, tempat para pemimpin besar Revolusi Islam dimakamkan.

Tim medis kami melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang pingsan karena terlalu larut dalam tangisan dan harus dilarikan ke pos kesehatan darurat yang disediakan di area masjid. Di sisi lain, otoritas setempat mengimbau agar para pelayat tetap menjaga ketertiban dan mematuhi protokol keamanan selama prosesi berlangsung.

Kehadiran jenazah Khamenei di hadapan umum ini sekaligus menjadi simbol transisi kekuasaan yang kini diemban oleh Dewan Ahli, selagi Iran bersiap menghadapi babak baru yang penuh ketidakpastian pasca-kepergian sang pemimpin spiritual.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User