MSCI Tetapkan Indonesia di Emerging Markets, OJK: Ini Angin Segar Reformasi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyikapi pengumuman MSCI yang tetap mempertahankan status pasar modal Indonesia di kelompok Emerging Markets pada MSCI 2026 Market Classification Review, Rabu

Jul 08, 2026 - 00:39
0 1
MSCI Tetapkan Indonesia di Emerging Markets, OJK: Ini Angin Segar Reformasi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyikapi pengumuman MSCI yang tetap mempertahankan status pasar modal Indonesia di kelompok Emerging Markets pada MSCI 2026 Market Classification Review, Rabu (24/6/2026). Keputusan global itu dinilai menjadi indikator kepercayaan dunia terhadap kemajuan reformasi yang tengah dijalankan pemerintah. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, hasil asesmen tahunan tersebut disampaikan bersamaan dengan penetapan klasifikasi serupa untuk sejumlah negara berkembang lainnya, menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki fundamental yang kompetitif di mata investor internasional.

Momentum Akselerasi Reformasi

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Warkini.com, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyebut pengumuman MSCI sesuai harapan. “Konfirmasi dari MSCI ini merupakan hasil yang sesuai harapan kita bersama, dan tentu kami menyambut positif hasil asesmen tahunan MSCI tersebut. Bagi kami, pengumuman MSCI ini menjadi momentum untuk terus melanjutkan, memperkuat, dan mengakselerasi agenda-agenda reformasi pasar modal,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa otoritas tidak akan berpuas diri meskipun status Emerging Markets dipertahankan.

Ketentuan MSCI itu semakin mengukuhkan langkah OJK dalam menjalankan reformasi pasar modal secara berkelanjutan. Sejak awal tahun lalu, otoritas telah merilis paket kebijakan yang mencakup penyederhanaan aturan pencatatan saham, perluasan instrumen derivatif, serta pengembangan bursa karbon. Seluruh inisiatif itu dirancang guna memperdalam likuiditas, meningkatkan perlindungan investor, dan menyesuaikan diri dengan standar internasional. Penguatan pengawasan berbasis teknologi juga dilakukan agar proses transaksi lebih transparan dan efisien.

Hasan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlena dengan capaian ini. Menurutnya, status Emerging Markets yang dipertahankan justru menjadi pemicu agar reformasi berjalan lebih cepat. “Ini momentum untuk terus melanjutkan, memperkuat, dan mengakselerasi agenda-agenda reformasi pasar modal,” tegasnya. Dengan fundamental ekonomi yang stabil dan populasi produktif yang besar, pasar modal Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk terus bertumbuh dan menarik investasi asing. OJK bersama Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan akan terus memperkuat sinergi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan berdaya saing global, sekaligus mempersiapkan langkah strategis menuju klasifikasi yang lebih tinggi di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User