warkini.
Travel

Pemkot Surabaya Tertibkan Kuliner Malam dan Parkir Karang Menjangan

Suasana malam di sepanjang Jalan Karang Menjangan, Surabaya, memang selalu punya daya tarik tersendiri. Berada persis di kawasan strategis dekat Universita

Pemkot Surabaya Tertibkan Kuliner Malam dan Parkir Karang Menjangan

Suasana malam di sepanjang Jalan Karang Menjangan, Surabaya, memang selalu punya daya tarik tersendiri. Berada persis di kawasan strategis dekat Universitas Airlangga dan RSUD Dr. Soetomo, lorong jalan ini berelokasi menjadi surga kuliner malam yang tak pernah sepi pengunjung. Sayangnya, kelezatan sajian kuliner dan riuk-piuk pembeli selama ini harus diwarnai dengan pemandangan serba semrawut. Parkir liar yang meluber hingga ke badan jalan utama serta pedagang kaki lima (PKL) yang memadati area trotoar kerap memicu kemacetan parah.

Menjawab keluhan warga dan para pengguna jalan yang kerap terjebak kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya mengambil langkah tegas. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, pihak berwenang mulai mengemasi rencana penataan ulang kawasan Karang Menjangan secara menyeluruh. Penertiban ini berfokus pada pengembalian fungsi jalan dan trotoar tanpa mengabaikan roda ekonomi para pedagang kecil setempat.

Mengurai Benang Ruwet Kesemrawutan Lalu Lintas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, membenarkan bahwa penataan kawasan ini berfokus pada tiga aspek utama: penataan lapak PKL, penyediaan lokasi kantong parkir resmi, dan pemulihan area pedestrian. Selama ini, kepadatan lalu lintas di area tersebut kerap mencapai puncaknya pada jam makan malam.

"Kami tidak melarang warga untuk mencari nafkah, tetapi ketertiban umum dan kenyamanan pengguna jalan lain tetap harus dijaga. Karang Menjangan akan kita tata agar alur lalu lintas lancar dan pembeli tetap bisa menikmati kuliner dengan nyaman," ujar Trio Wahyu Bowo.

Pihak Dishub mencatat bahwa salah satu pemicu utama kemacetan adalah tidak tersedianya area parkir terintegrasi. Kendaraan para pengunjung, baik roda dua maupun roda empat, sering kali diparkir berlapis di bahu jalan sehingga memakan sebagian besar ruas jalan kendaraan.

Skema Baru: Kantong Parkir dan Trotoar Bebas Hambatan

Dalam skema penataan baru ini, Pemkot Surabaya menyiapkan beberapa lokasi khusus sebagai kantong parkir resmi. Pengunjung nantinya diarahkan untuk memarkirkan kendaraannya pada tempat yang telah ditentukan sehingga bahu jalan utama tetap steril dari parkir sembarangan.

Berikut ringkasan skema pembenahan yang disiapkan oleh Pemkot Surabaya untuk kawasan Karang Menjangan:

Sektor Penataan Kondisi Lapangan Sebelum Penataan Target Penataan Baru Pemkot
Parkir Kendaraan Meluber ke badan jalan utama dan berlapis Terpusat di kantong parkir resmi berizin
Lapak PKL Mengokupasi area trotoar pejalan kaki Ditata rapi sejajar tanpa menutup akses jalan
Fasilitas Pedestrian Tertutup gerobak kuliner dan motor parkir Steril dan aman khusus untuk pejalan kaki

Pemkot menegaskan bahwa penataan ini bukan bentuk penggusuran. Lapak PKL tetap diperbolehkan beroperasi, namun penempatannya diatur sedemikian rupa agar tidak mengambil hak para pejalan kaki. "Trotoar harus kembali ke fungsi utamanya sebagai fasilitas yang aman bagi pejalan kaki," tegas pihak dinas terkait.

Harapan Baru Wajah Kuliner Malam Surabaya

Langkah penertiban ini mendapatkan respons positif dari warga dan mahasiswa yang setiap hari beraktivitas di sekitar Karang Menjangan. Banyak pihak berharap tempat ini bisa bertransformasi menjadi pusat kuliner malam yang tak hanya lezat dan terjangkau, tetapi juga bersih, aman, dan rapi.

Dengan hadirnya kantong parkir resmi dan restrukturisasi lapak PKL, Jalan Karang Menjangan diharapkan bebas dari citra jalur macet. Langkah penataan bertahap ini menjadi bukti komitmen Pemkot Surabaya dalam menciptakan keseimbangan antara penguatan ekonomi kerakyatan dan kerapian tata kota.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User