Pengungsi Asing Kembali ‘Camping’ di Pinggir Jalan Dekat Kantor UNHCR Jakarta Selatan

Jakarta - Sejumlah warga negara asing kembali terlihat ‘berkemah’ di pinggir jalan dekat kantor Komisioner Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR) di Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026

Jul 07, 2026 - 23:02
0 0
Pengungsi Asing Kembali ‘Camping’ di Pinggir Jalan Dekat Kantor UNHCR Jakarta Selatan

Jakarta - Sejumlah warga negara asing kembali terlihat ‘berkemah’ di pinggir jalan dekat kantor Komisioner Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR) di Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026). Aparat gabungan telah melakukan penertiban di lokasi, namun para pengungsi itu kembali datang dan menetap di sekitar area tersebut.

Pantauan media kami di Jalan Setiabudi Selatan, di belakang gedung UNHCR Jakarta Selatan, pada siang hari, masih tampak puluhan pengungsi duduk dan tidur di sepanjang trotoar. Sebagian dari mereka terbaring di atas tumpukan kardus bekas, sementara lainnya hanya beralas tikar seadanya. Suasana siang yang panas memaksa mereka berteduh di bawah pohon perindang di sisi jalan.

Datang Lagi Setelah Penertiban

Beberapa waktu sebelumnya, Satpol PP bersama TNI dan Kepolisian sudah menggelar operasi penertiban di kawasan tersebut. Namun, para pengungsi tetap memilih kembali karena tidak memiliki tempat tinggal tetap dan mengaku masih harus menunggu proses wawancara dengan pihak UNHCR. Seorang pengungsi pria asal Afghanistan mengaku sudah berulang kali mencoba masuk ke kantor UNHCR namun belum mendapat panggilan.

"Saya di sini hanya mau menunggu giliran wawancara. Tidak ada tempat lain yang bisa kami datangi. Kami tahu ini melanggar aturan, tapi kami tidak punya pilihan," ujar pria yang enggan disebut namanya saat ditemui di lokasi.

Bukan Fenomena Baru

Kehadiran pengungsi asing di sekitar kantor UNHCR sebenarnya sudah terjadi sejak tahun lalu. Beberapa kali penertiban dilakukan, namun situasi serupa terus terulang. Pihak UNHCR sendiri sebelumnya menyatakan bahwa kantor mereka tidak memiliki kapasitas untuk menampung para pengungsi yang datang langsung, dan mereka harus mendaftar secara daring terlebih dahulu.

Berdasarkan catatan Warkini.com, mayoritas pengungsi yang berkemah di sini berasal dari Afghanistan, Somalia, dan Sri Lanka. Mereka umumnya sudah terdaftar di UNHCR, namun proses penanganan yang lambat membuat mereka terpaksa mendatangi kantor secara langsung sambil berharap bisa mempercepat proses.

Aparat Siagakan Personel

Pantauan di lokasi, aparat kepolisian dan Satpol PP masih bersiaga di sekitar lokasi. Mereka sesekali berpatroli dan mengimbau para pengungsi untuk tidak berkerumun dan menjaga kebersihan. Namun, tak terlihat upaya pengusiran paksa pada siang itu. Seorang petugas yang bertugas mengatakan pihaknya hanya melakukan pengamanan dan menjaga agar aktivitas para pengungsi tidak mengganggu arus lalu lintas serta warga sekitar.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak UNHCR dan instansi terkait. Pada prinsipnya, pengungsi tidak boleh tinggal di pinggir jalan. Tapi penanganan ini harus sesuai prosedur,” ujar petugas yang tidak bersedia dikutip namanya.

Respons Warga Sekitar

Sejumlah warga dan pekerja di sekitar lokasi mengaku sudah terbiasa dengan pemandangan para pengungsi yang tinggal di pinggir jalan. Ada yang merasa iba, namun tak sedikit pula yang resah karena sampah dan kebersihan di sekitar trotoar menjadi kurang terjaga. Yanti, seorang pekerja di salah satu kantor dekat lokasi, berharap ada solusi permanen dari pemerintah dan pihak UNHCR.

“Setiap kali ditertibkan, mereka datang lagi. Memang kasihan, tapi kan ini tidak nyaman bagi kami yang setiap hari lewat sini. Semoga UNHCR bisa mempercepat proses mereka, jadi tidak perlu nunggu di jalanan,” ujarnya.

Situasi di depan kantor UNHCR masih terpantau kondusif, namun lonjakan jumlah pengungsi yang kembali ‘camping’ di trotoar menunjukkan bahwa permasalahan penanganan pengungsi di Jakarta Selatan masih jauh dari selesai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User