warkini.
Viral

Pramono Ungkap Transaksi Saat HUT Jakarta Tembus Rp2,4 Triliun, Mayoritas Pakai QRIS

Jakarta – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499 Jakarta tidak hanya semarak secara budaya, tetapi juga menghasilkan perputaran uang yang luar biasa besar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyam

Pramono Ungkap Transaksi Saat HUT Jakarta Tembus Rp2,4 Triliun, Mayoritas Pakai QRIS

Jakarta – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499 Jakarta tidak hanya semarak secara budaya, tetapi juga menghasilkan perputaran uang yang luar biasa besar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa nilai transaksi pada momen tersebut menembus angka Rp2,4 triliun.

Fakta tersebut diungkapkan Pramono saat memberikan sambutan pada pembukaan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026). Ia menegaskan bahwa sebagian besar transaksi dilakukan secara nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Kemarin, ketika kita mengadakan ulang tahun, saya mendapatkan data terakhir transaksi pada hari itu Rp2,4 triliun," kata Pramono di hadapan peserta festival.

Angka fantastis ini, menurutnya, menjadi tolok ukur keberhasilan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Salah satu strategi kunci yang diterapkan adalah menggratiskan layanan transportasi umum dan membebaskan akses ke sejumlah destinasi wisata milik Pemprov selama perayaan HUT Jakarta.

Kebijakan tersebut dinilai efektif meningkatkan mobilitas warga sekaligus mendorong konsumsi di sektor ritel, kuliner, dan hiburan. Warga yang memanfaatkan transportasi gratis seperti Transjakarta, MRT, dan LRT, terpantau memadati pusat-pusat perbelanjaan, taman kota, dan kawasan wisata seperti Ancol, Monas, dan Ragunan. Dengan demikian, transaksi harian melonjak tajam.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, dominasi transaksi digital melalui QRIS mengukuhkan tren masyarakat Jakarta yang semakin meninggalkan uang tunai. Bank Indonesia mencatat adopsi QRIS di Jakarta terus meningkat, didukung oleh ekosistem merchant yang luas dan kemudahan penggunaan. Pada momen puncak HUT Jakarta, lonjakan transaksi terjadi hampir di seluruh sektor, terutama restoran, pasar modern, dan stan-stan UMKM yang tersebar di berbagai lokasi acara.

Pramono menambahkan bahwa capaian ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta pascapandemi. "Kami ingin membuktikan bahwa kolaborasi antara kebijakan publik yang pro-rakyat dan digitalisasi pembayaran bisa menghasilkan dampak berlipat bagi ekonomi kota," ujarnya.

Selain itu, Jakarta Kreatif Festival 2026 sendiri menjadi ajang yang mempertemukan pelaku industri kreatif dengan masyarakat luas. Acara yang diisi pameran produk lokal, pertunjukan seni, serta seminar digital ini semakin menggeliatkan transaksi di sekitar lokasi. Para pelaku UMKM pun mengaku meraup omzet berlipat dibanding hari biasa, berkat sistem pembayaran QRIS yang memudahkan pembeli.

Ke depan, Pemprov DKI berencana memperluas program serupa di momen-momen strategis lainnya, seperti perayaan malam tahun baru dan libur panjang, untuk mempertahankan ritme perputaran uang di ibu kota. Dengan dukungan infrastruktur pembayaran digital yang matang, Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi barometer ekonomi nasional, tetapi juga contoh transformasi kota menuju masyarakat nontunai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User