Viral Pria Bertelanjang Dada Teriak Nama Tokoh Politik Saat Diamankan di Stasiun Duri
Jakarta - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi seorang pria tanpa busana bagian atas berteriak histeris di area Stasiun Duri, Jakarta Barat, menjadi perbincangan hangat di berbagai platform
Jakarta - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi seorang pria tanpa busana bagian atas berteriak histeris di area Stasiun Duri, Jakarta Barat, menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Dalam tayangan yang beredar, pria tersebut tampak melakukan perlawanan saat akan diamankan oleh petugas keamanan stasiun. Berdasarkan penelusuran Warkini.com, insiden ini diduga kuat dipicu oleh pengaruh zat-zat terlarang yang dikonsumsi oleh yang bersangkutan.
Video amatir yang direkam oleh salah seorang penumpang ini menunjukkan detik-detik menegangkan ketika tiga orang petugas kemanan stasiun berusaha keras mengendalikan pria tersebut. Bukannya kooperatif, pria itu justru meronta dengan kuat sambil terus berteriak. Proses pengamanan terpaksa dilakukan dengan cara menggotong tubuhnya yang terus bergerak tak terkendali di tengah keramaian stasiun. Ekspresi wajah dan gerak-geriknya mengindikasikan bahwa ia sedang berada dalam kondisi tidak sadar sepenuhnya.
Isi Teriakan: Dari Lailahaillallah hingga Nama Politisi
Yang membuat video ini semakin menarik perhatian publik adalah isi teriakan pria tersebut. Dengan suara lantang dan nada yang tidak beraturan, ia meneriakkan berbagai hal secara acak. Pantauan Warkini.com dari rekaman suara yang terdengar jelas, pria itu berteriak meminta untuk direkam, mengaku sebagai mahasiswa, dan menyebut dirinya calon taruna Akademi Kepolisian. Lebih mengejutkan lagi, ia turut menyerukan nama sejumlah tokoh publik.
"Tolong videoin, gue mahasiswa, calon taruna, akpol, AHY, tolong Bapak Prabowo, Wakil Presiden. Tolong, tolong, lailahaillallah," ujar pria tersebut seperti terdengar dalam video.
Penggabungan kalimat takbir, permintaan tolong, serta penyebutan nama tokoh politik nasional dalam satu tarikan napas yang kacau ini sontak memicu beragam spekulasi dari warganet. Banyak yang menilai bahwa pria tersebut tengah mengalami halusinasi berat atau episode gangguan kejiwaan yang diperparah oleh zat adiktif. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas pasti pria dalam video maupun kronologi lengkap yang menyebabkan ia bertingkah demikian di fasilitas umum.
Respons Pihak Berwenang
Pihak keamanan Stasiun Duri bergerak cepat untuk mengamankan situasi agar tidak mengganggu aktivitas perjalanan kereta serta mencegah korban lain dari potensi tindakan agresif pria tersebut. Menurut informasi yang dihimpun Warkini.com di lapangan, setelah berhasil ditenangkan, pria tersebut langsung diserahkan kepada pihak kepolisian setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, aparat masih mendalami motif dan kondisi kejiwaan pria itu, termasuk melakukan tes urine untuk memastikan dugaan penyalahgunaan narkotika. Pihak stasiun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan video yang belum jelas konteksnya secara utuh demi menghindari misinterpretasi dan kegaduhan di dunia maya.
Comments (0)