Celukan Bawang Siap Beroperasi Akhir Tahun Atasi Kepadatan

JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menargetkan Pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara mulai melayani penyeberangan pada akhir tahu

Jul 11, 2026 - 05:45
0 2
Celukan Bawang Siap Beroperasi Akhir Tahun Atasi Kepadatan

JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menargetkan Pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara mulai melayani penyeberangan pada akhir tahun 2026. Langkah strategis ini digulirkan untuk memecah kemacetan kronis yang kerap melanda jalur lintasan Ketapang (Jawa Timur) – Gilimanuk (Bali).

Peran Vital Pelabuhan Celukan Bawang

Selama ini, arus logistik dan wisatawan yang menuju Bali dari Pulau Jawa hampir seluruhnya bergantung pada Pelabuhan Gilimanuk. Dengan dibukanya Celukan Bawang sebagai pelabuhan alternatif, pemerintah berharap dapat memangkas waktu tunggu kendaraan yang kerap mengular hingga berjam-jam, khususnya saat musim liburan dan mudik.

  1. Persiapan Infrastruktur: Saat ini sedang dilakukan pengerjaan pengerukan alur pelayaran serta penguatan dermaga agar mampu menampung kapal-kapal penyeberangan bertonase besar.
  2. Koordinasi Operator: Kemenhub telah menggandeng ASDP dan operator swasta untuk mulai mengalihkan sebagian trayek kapal menuju Celukan Bawang.
  3. Integrasi Jalur Darat: Untuk menghindari kemacetan baru di darat, pemerintah daerah Bali bersama kementerian PUPR juga tengah memperlebar akses jalan dari kawasan pelabuhan menuju destinasi wisata di selatan.
“Kita targetkan di akhir tahun, Pelabuhan Celukan Bawang sudah bisa memecah kepadatan di Ketapang-Gilimanuk. Ini untuk kenyamanan logistik, tapi juga untuk wisatawan. Kami tidak ingin kesan pertama mereka ke Bali adalah macet berjam-jam di pelabuhan,” tegas Menteri Dudy Purwagandhi.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Pengoperasian Celukan Bawang tak hanya bermanfaat memecah antrean kendaraan. Sektor ekonomi Bali Utara diprediksi akan ikut terungkit. Kapal yang biasanya hanya bersandar di selatan kini akan membawa penumpang ke arah Singaraja, membuka koridor wisata baru ke kawasan Lovina dan sekitarnya.

  • Redistribusi Wisatawan: Menyebar kunjungan dari selatan ke Bali Utara.
  • Penyerapan Tenaga Kerja: Aktivitas pelabuhan baru memicu kebutuhan pekerja lokal.
  • Keamanan Pasokan: Alternatif jalur menjamin distribusi logistik (sembako, BBM) tetap lancar jika terjadi penumpukan di Gilimanuk.

Rencananya, trayek yang akan dibuka meliputi penyeberangan langsung dari Banyuwangi menuju Celukan Bawang. Dengan jarak tempuh laut yang sedikit berbeda, namun bebas antrean, opsi ini diyakini akan menjadi primadona baru bagi truk logistik dan wisatawan yang ingin perjalanan lebih santai. Masyarakat berharap pengerjaan ini selesai tepat waktu agar musim libur akhir tahun tidak lagi diwarnai pemandangan kemacetan di jalur Ketapang-Gilimanuk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User