warkini.
Viral

Dubes RI Tak Dapat Akses ke Area Persemayaman Ali Khamenei, Menlu Buka Suara

Warkini.com – Kehadiran Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dalam prosesi penghormatan terakhir bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menjadi perhati

Dubes RI Tak Dapat Akses ke Area Persemayaman Ali Khamenei, Menlu Buka Suara

Warkini.com – Kehadiran Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dalam prosesi penghormatan terakhir bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menjadi perhatian publik. Pasalnya, Dubes Rolliansyah tidak dapat memasuki area utama persemayaman yang digelar di Grand Mosalla Teheran. Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan klarifikasi resmi.

Berdasarkan laporan tim media kami, Sugiono menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia sejak awal telah menerima undangan resmi untuk menghadiri upacara penghormatan tersebut. Namun, karena sejumlah pertimbangan teknis dan logistik, Indonesia memutuskan untuk tidak mengirim utusan khusus setingkat menteri atau pejabat tinggi lainnya dari Jakarta. Representasi Indonesia sepenuhnya dipercayakan kepada Kepala Perwakilan di Teheran.

“Jadi kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut. Dan pada saat itu, kita juga sudah mengatakan bahwa yang mewakili Pemerintah Indonesia adalah duta besar Indonesia yang ada di Iran,” ujar Sugiono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Dalam praktik diplomasi internasional, pengaturan akses ke area persemayaman bagi para pelayat kenegaraan seringkali mengikuti hierarki protokol yang ketat. Grand Mosalla Teheran sebagai lokasi utama iringan jenazah hanya dapat dimasuki oleh kepala negara, kepala pemerintahan, atau delegasi dengan tingkat representasi tertentu. Dubes yang hadir tanpa status utusan khusus biasanya ditempatkan di zona diplomatik terpisah di luar area terdalam persemayaman. Hal inilah yang menjelaskan mengapa Rolliansyah Soemirat tidak terlihat masuk ke bagian dalam lokasi, meski tetap tercatat hadir mewakili Indonesia dalam momen bersejarah tersebut.

Lebih jauh, Sugiono menekankan bahwa ketidakhadiran utusan khusus bukan berarti mengurangi rasa hormat Indonesia terhadap mendiang Khamenei. Keputusan itu murni diambil dengan mempertimbangkan efektivitas perjalanan dan dinamika situasi di lapangan. Pemerintah, melalui Dubes di Teheran, tetap menyampaikan belasungkawa resmi atas nama rakyat Indonesia. Protokol dan rantai komando perwakilan telah berjalan sebagaimana mestinya. Sampai saat ini, komunikasi antara Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Teheran terus dijaga untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi kenegaraan dapat diikuti dengan baik dalam koridor aturan tuan rumah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bobby-hartono

Editor Lifestyle. Mantan editor majalah lifestyle. Fokus pada tren, gaya hidup urban, dan budaya pop.

Comments (0)

User