Putri Temon Ungkap Percakapan Terakhir Sebelum Sang Ayah Wafat

JAKARTA — Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar komedian legendaris Temon, yang tutup usia pada Minggu (12/7) pagi. Putri kandung almarhum, Rambu T

Jul 12, 2026 - 19:52
0 0

JAKARTA — Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar komedian legendaris Temon, yang tutup usia pada Minggu (12/7) pagi. Putri kandung almarhum, Rambu Temon, untuk pertama kalinya membeberkan detik-detik terakhir komunikasi dengan sang ayah. Dalam wawancara eksklusif dengan awak media di rumah duka kawasan Bintaro, Rambu mengisahkan momen yang sangat personal dan menyisakan haru mendalam.

Pukul 07.00 WIB: Pesan Singkat di Grup Keluarga

Rambu bercerita bahwa pagi itu dimulai seperti biasa. Pukul 07.00 WIB, Temon masih aktif membalas pesan di grup WhatsApp keluarga. "Bapak kirim stiker lucu, katanya 'selamat pagi, jangan lupa bahagia'," kenang Rambu sambil menahan air mata. Tidak ada tanda-tanda bahwa itu akan menjadi percakapan terakhir mereka.

"Beliau seperti biasa, penuh canda. Bahkan sempat menanyakan kabar cucunya yang sedang ujian. Sama sekali tidak terlihat sakit," ujar Rambu.

Pukul 07.45 WIB: Panggilan Video yang Mendadak

Sekitar 45 menit kemudian, Temon menelepon video call putri sulungnya, Sari Temon, yang berada di luar kota. Menurut Rambu, panggilan itu berlangsung singkat sekitar tiga menit. "Kakak cerita, Bapak hanya bilang 'jaga adik-adikmu, Bapak titip keluarga'. Waktu itu kakak pikir Bapak hanya khawatir berlebihan karena usia," jelas Rambu.

  1. Video call dimulai pukul 07.45 WIB — Temon menghubungi putri sulungnya.
  2. Durasi 3 menit 12 detik — hanya berisi pesan singkat dan titipan.
  3. Temon meminta Sari untuk "menjaga adik-adiknya" sebagai ucapan terakhir.

Pukul 08.15 WIB: Keluhan Ringan dan Ajudan Sigap

Usai video call, Temon sempat mengeluhkan sedikit sesak di dada kepada asisten pribadinya. Ajudan bernama Budi segera memanggil dokter keluarga yang kebetulan berada di lantai bawah. "Beliau hanya bilang 'agak capek', lalu minta dibuatkan teh hangat. Sama sekali tidak ada kepanikan," kata Budi yang ikut menemani di rumah duka.

Tim medis datang dalam waktu sepuluh menit dan memeriksa tekanan darah Temon. Angkanya sedikit di atas normal — 140/90 mmHg — namun tidak dianggap gawat darurat. Dokter menyarankan agar Temon beristirahat dan menghindari aktivitas berat.

Pukul 08.42 WIB: Kepulangan Tanpa Pesan

Hanya selang 27 menit sejak keluhan pertama kali disampaikan, Temon mengembuskan napas terakhirnya. Denyut jantungnya berhenti pukul 08.42 WIB, tepat ketika Rambu dan ibunya bersiap membawakan sarapan favorit almarhum — bubur ayam Cikini.

"Saya masuk ke kamar, Bapak sudah tertidur dalam posisi tenang. Saya kira pulas, tapi ternyata…," kalimat Rambu terpotong haru. Tim dokter yang sempat melakukan resusitasi jantung paru (RJP) selama hampir 30 menit akhirnya menyatakan Temon meninggal dunia pada pukul 09.10 WIB, dengan penyebab resmi serangan jantung mendadak (acute myocardial infarction).

Warisan Seni dan Ucapan Perpisahan

Kepergian Temon menyisakan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air. Pelawak senior yang tergabung dalam grup lawak fenomenal era 90-an itu dikenal sebagai sosok rendah hati dan pekerja keras. Rambu menegaskan bahwa sang ayah tidak meninggalkan pesan wasiat tertulis, hanya lisan yang disampaikan kepada kakaknya lewat video call terakhir.

"Warisan terbesar Bapak bukan harta, tapi nilai kesederhanaan dan tawa yang selalu beliau tebarkan. Kami sekeluarga berkomitmen melanjutkan itu," pungkas Rambu.

Rencananya, jenazah Temon akan dimakamkan setelah salat Asar di TPU Tanah Kusir, bersebelahan dengan makam ibundanya yang wafat tahun 2015. Ribuan pelayat dan rekan seprofesi dijadwalkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

FAQs

Beberapa pertanyaan yang mengemuka di kalangan penggemar dan masyarakat:

  • Apa penyebab pasti meninggalnya Temon? Dokter menyatakan Temon mengalami serangan jantung mendadak (acute myocardial infarction) yang sangat cepat prosesnya. Riwayat hipertensi ringan yang dimilikinya menjadi faktor risiko utama.
  • Apakah Temon memiliki riwayat penyakit serius sebelumnya? Menurut keluarga, Temon relatif sehat dan hanya mengeluhkan tekanan darah yang kadang naik. Tidak ada riwayat penyakit kronis berat yang diketahui publik.
  • Bagaimana kondisi keluarga saat ini? Istri dan tiga anak Temon masih dalam masa berkabung mendalam, terutama karena kepergian yang begitu mendadak tanpa tanda-tanda serius. Mereka mendapat dukungan dari kerabat dan penggemar.
[SOCIAL_TWEET]: "Bapak kirim stiker lucu, tak kusangka itu percakapan terakhir kami." Putri Temon, Rambu, berbagi detik-detik haru sebelum sang komedian legendaris berpulang. Warisannya: kesederhanaan dan tawa yang tak lekang waktu. #RIPTemon #KomedianLegendaris #PercakapanTerakhir[SOCIAL_TG]: 💔 *Putri Temon Bongkar Detik-Detik Terakhir Sebelum Sang Ayah Wafat* "Bapak kirim stiker lucu... itu percakapan terakhir kami." Rambu Temon akhirnya cerita kronologi lengkap dari pagi terakhir sang komedian. Penyebab resmi: serangan jantung mendadak. Warisannya: tawa yang tak akan padam. Baca selengkapnya di sini ➡️ [link]

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User