Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Meriahkan Akhir Pekan di Bintaro

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menggelar ajang tahunan yang telah menjadi magnet

Jul 12, 2026 - 20:44
0 0
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Meriahkan Akhir Pekan di Bintaro

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menggelar ajang tahunan yang telah menjadi magnet kreativitas warganya, yakni Pekan Dekranasda 2026. Bertempat di Plaza Bintaro Jaya Xchange, acara ini berhasil menyulap kawasan Bintaro menjadi pusat perbelanjaan dan hiburan rakyat selama akhir pekan. Ribuan pengunjung memadati area pameran yang dihiasi instalasi seni dari bahan daur ulang, menandai antusiasme tinggi terhadap produk-produk unggulan lokal.

Pembukaan dan Rangkaian Acara

Acara dibuka secara resmi pada Sabtu pagi oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, didampingi Ketua Dekranasda Tangsel, Siti Nur Azizah. Dalam sambutannya, Benyamin menekankan bahwa Pekan Dekranasda bukan sekadar pameran produk, melainkan perwujudan komitmen pemerintah dalam mengakselerasi kebangkitan ekonomi kreatif pascapandemi.

"Pekan Dekranasda adalah etalase bagi para pelaku UMKM untuk naik kelas. Kami ingin produk-produk unggulan Tangsel tidak hanya terserap di pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar nasional dan global. Tahun ini kami menargetkan transaksi minimal dua kali lipat dari tahun sebelumnya," ujar Benyamin di hadapan para pelaku usaha dan pengunjung.

Rangkaian hari pertama diisi dengan lomba desain motif batik khas Tangsel, workshop membatik untuk anak-anak, dan sesi bincang bisnis bersama mentor UMKM. Sementara itu, panggung utama disulap menjadi arena fashion show yang menampilkan koleksi terbaru dari desainer lokal senior maupun pemula binaan Dekranasda. Penampilan para model yang mengenakan busana berbahan kain tradisional hasil tenun dan ecoprint ini mendapat sambutan meriah dari penonton.

Produk Unggulan UMKM Menggoda Selera

Area bazar seluas 2.000 meter persegi menampung 150 stan yang dikurasi secara ketat oleh panitia. Pengunjung dimanjakan dengan beragam kategori produk, mulai dari fesyen, kuliner, kriya, hingga produk ramah lingkungan. Beberapa dagangan yang menjadi pusat perhatian adalah tas anyaman dari limbah plastik rumah tangga, keramik motif geometris khas Tangsel, serta kopi spesialti yang diberi nama "Kopi Jawara"—produk kolaborasi petani kopi Tangerang Selatan dengan roastery lokal.

Yang paling menarik perhatian adalah kehadiran zona inovasi digital. Di sini, para pelaku UMKM menunjukkan bagaimana produk tradisional dapat dipasarkan melalui platform digital. Pengunjung dapat memesan langsung barang yang dipajang melalui kode QR yang terpasang di setiap stan. "Kami ingin pengunjung tidak hanya membeli, tetapi juga memahami cerita di balik setiap produk. Filosofi inilah yang membedakan produk kerajinan lokal dengan produk pabrikan," kata Siti Nur Azizah saat berkeliling memantau stan-stan peserta.

Hiburan Musik dan Kuliner Malam

Memasuki sore hingga malam hari, suasana Pekan Dekranasda 2026 kian semarak dengan pertunjukan musik dari sejumlah band indie Tangsel. Penampilan Fourtwnty sebagai bintang tamu pada malam puncak sukses memancing gelombang massa yang mayoritas terdiri dari generasi milenial dan Gen Z. Selain musik, deretan 25 stan kuliner menyediakan aneka jajanan tradisional hingga hidangan kontemporer yang selalu dipenuhi antrean panjang. Program “Kuliner Legendaris Tangsel” yang menyajikan hidangan berbasis resep turun-temurun seperti soto tangkar BSD dan laksa Tangerang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dari luar kota.

Dampak Ekonomi dan Target Pengunjung

Pekan Dekranasda tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga katalisator pertumbuhan ekonomi lokal. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, acara serupa pada 2025 lalu mencatat total transaksi mencapai Rp 8,3 miliar dengan jumlah pengunjung tembus 50 ribu orang selama tiga hari. Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia optimistis mampu memecahkan rekor tersebut meskipun durasi diperpendek menjadi dua hari, mengingat peningkatan kapasitas dan kualitas tenant yang jauh lebih baik setelah mendapatkan pendampingan bisnis selama setahun penuh.

Beberapa strategi yang diadopsi untuk mendongkrak angka kunjungan adalah kolaborasi dengan Komunitas Jalan Sehat Bintaro yang melaksanakan rute finish persis di depan pintu masuk pameran, serta penyediaan bus antar-jemput gratis dari tiga stasiun KRL terdekat. Kombinasi inilah yang membuat event ini ramah bagi semua kalangan, dari keluarga dengan anak kecil hingga para pekerja yang baru pulang dari kantor.

Harapan dan Keberlanjutan Program

Di sela-sela acara, Ketua Panitia Pekan Dekranasda 2026, Andi Wiratama, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan puncak dari serangkaian program pendampingan yang berjalan sepanjang tahun. "Kami mengawal para peserta sejak tahap produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Jadi, Pekan Dekranasda adalah 'sekolah akhir' sebelum mereka benar-benar terjun mandiri. Ke depan, kami akan memperkuat kurasi produk agar lebih banyak pelaku UMKM yang siap bersaing di level internasional," tegas Andi. Pernyataan ini diamini oleh banyak peserta yang mengaku omzet mereka meroket hingga 300 persen selama acara berlangsung. Keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi role model bagi kota-kota satelit lainnya dalam menggarap potensi ekonomi kreatif berbasis komunitas.

[SOCIAL_TWEET]: Akhir pekan di Bintaro makin seru! Pekan Dekranasda Tangsel 2026 hadir dengan 150 stan produk kreatif, kuliner legendaris, dan konser musik seru. Yuk, dukung UMKM lokal naik kelas! #PekanDekranasda2026 #TangselKreatif #UMKMTangsel[SOCIAL_TG]: 🎉 Pekan Dekranasda Tangsel 2026 sukses digelar di Bintaro! 🎨 Pengunjung disuguhi 150 stan produk kreatif, kuliner legendaris, dan konser musik. Dukung terus UMKM lokal kita! 💪 #Tangsel #EkonomiKreatif

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User