SIDIKALANG — Stok BBM Dairi Cukup, Tapi Antrean Tetap Panjang

Heads up, Sobat Dairi! Lo tau gak sih, belakangan ini timeline sosmed dan obrolan warga penuh sama keluhan antrean BBM yang bikin mood naik-turun kayak rol

Jul 09, 2026 - 18:28
0 1

Heads up, Sobat Dairi! Lo tau gak sih, belakangan ini timeline sosmed dan obrolan warga penuh sama keluhan antrean BBM yang bikin mood naik-turun kayak roller coaster? Bukan karena konser Swiftie atau rilis sneakers edisi terbatas, tapi gara-gara SPBU di Kabupaten Dairi diserbu kendaraan dari pagi buta. Parahnya, antrean ini terus berlangsung dan makin semrawut—efek domino dari fenomena yang lagi viral banget: panic buying.

Bukan Kelangkaan, tapi Drama FOMO di Pom Bensin

Pagi-pagi, pemandangan kendaraan roda empat dan roda dua berbaris mengular di setiap SPBU Sidikalang bikin arus lalu lintas kacau balau. Keluhan warga pun bermunculan. Salah satunya M Manik (41), warga Sidikalang yang cuma pengen isi Pertalite buat motor kesayangannya, sampe ngeluh.

“Antrian panjang banget karena semrawut. Banyak yang melawan arah cuma biar bisa masuk duluan. Kalau ada petugas yang ngatur, mungkin gak separah ini. Sebenarnya yang sering habis itu Solar, bukan Pertalite atau Pertamax. Tapi orang-orang malah pada panik,” ujar Manik sambil garuk-garuk helm.

Kondisi ini jelas memicu chaos. Bayangin aja, lo udah niat cuma mau isi bensin cepet-cepet malah harus antre kayak lagi nungguin drop item limited edition—padahal stok BBM masih aman. Ini bukan soal barang langka, tapi soal mental kebelet takut kehabisan.

Pemerintah: “Stok Cukup Kok, yang Gak Cukup Itu Sabar”

Asisten II Setda Dairi, Junihardi Siregar, yang kami konfirmasi langsung di Kantor Bupati, buru-buru meluruskan. Didampingi Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring, beliau bilang:

“Antrean panjang ini bukan karena kelangkaan BBM, tapi adanya panic buying. Masyarakat memborong atau menimbun barang secara berlebihan dalam waktu singkat. Kami baru aja rapat koordinasi dengan Pertamina dan seluruh SPBU di Dairi. Stok minyak untuk Kabupaten Dairi sampai akhir tahun ini tidak berkurang, cukup kok. Jadi nggak perlu panik.”

Nah, dari situ dong, bestie, langsung ketahuan benang merahnya. Bukannya suplai berkurang, tapi karena psikologi massa yang bikin orang buru-buru. Bahkan, rapat tadi udah ngeluarin poin penting:

  • Pembatasan konsumen – karena ditemukan oknum yang isi BBM berkali-kali alias lansir, plus ada yang modif tangki bikin volumenya melebihi standar.
  • Peralihan konsumen – dari Pertamax ke Pertalite karena selisih harga yang lumayan gede. Jadi antrean di SPBU tambah numpuk.
  • Pengawasan bareng – mengajak warga untuk saling ngejagain biar nggak ada yang manfaatin situasi dengan cara menimbun atau melansir.

Stay Chill, Jangan Jadi Korban Hoax dan FOMO

Bisa dibayangin kalau tiap orang mikir “aduh, katanya minyak habis, mending borong sekarang,” akhirnya malah bikin antrean sejadi-jadinya. Padahal jatah Pertalite untuk Dairi dijamin aman sampai Desember. Jadi, alih-alih overthinking soal isu kelangkaan yang belum tentu benar, lebih baik lo tetap tenang sambil ngecek info resmi.

Gue tantang lo, gengs! Dari tadi ngomongin panic buying, jujur deh, siapa yang udah ngalamin atau malah rela antre berjam-jam cuma gara-gara takut habis? Di kolom komentar, spill pengalaman kalian. Dan jangan lupa ikut polling seru kita:

Pernah panic buying BBM?
🔘 Sering banget, ampun deh
🔘 Nggak pernah, gue chill
🔘 Justru ngehindarin, males drama

Tetap tenang, jangan gampang kemakan isu, dan pastiin info yang lo sebar itu valid ya! Biar Dairi tetap kece tanpa antrean absurd.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User