Swedia Paling Percaya Orang Asing, Kenapa Negara Lain Tidak?

Sebuah fenomena sosial yang menarik kembali mencuat dari lanskap global. Di tengah meningkatnya skeptisisme dan polarisasi di berbagai belahan dunia, Swedia justru menonjol sebagai negara dengan ting

Jul 06, 2026 - 14:15
0 1
Swedia Paling Percaya Orang Asing, Kenapa Negara Lain Tidak?

Sebuah fenomena sosial yang menarik kembali mencuat dari lanskap global. Di tengah meningkatnya skeptisisme dan polarisasi di berbagai belahan dunia, Swedia justru menonjol sebagai negara dengan tingkat kepercayaan warga terhadap orang asing yang luar biasa tinggi. Tidak semua orang mudah menaruh kepercayaan pada individu yang baru dikenal atau berbeda latar belakang, namun hal ini tampaknya menjadi sebuah norma sosial yang mengakar di negara Skandinavia tersebut. Lantas, apa yang membuat warga Swedia begitu percaya, dan mengapa negara lain tidak menunjukkan kecenderungan serupa?

Kontras Kepercayaan Sosial Global yang Mencolok

Berdasarkan laporan terbaru yang dihimpun oleh media kami dari Pew Research Center yang dirilis pada Desember 2025, potret kepercayaan sosial atau social trust di 25 negara menunjukkan variasi yang sangat lebar. Survei ini tidak sekadar memetakan kepercayaan antarindividu di dalam komunitas yang homogen, tetapi secara spesifik menyoroti sejauh mana warga suatu negara memercayai "orang asing" atau strangers. Hasilnya adalah sebuah kontras yang dramatis antara kawasan dan kelompok masyarakat. Di pucuk tertinggi berdiri Swedia dengan pencapaian yang nyaris sempurna dalam hal modal sosial. Laporan yang dikutip media kami mencatat, sebanyak 83% orang dewasa di Swedia menyatakan bahwa "kebanyakan orang dapat dipercaya." Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari tatanan masyarakat di mana integritas dianggap sebagai nilai bawaan, bukan pengecualian.

"Tingkat kepercayaan yang tinggi ini memungkinkan terciptanya masyarakat dengan biaya transaksi rendah, di mana kolaborasi dan inovasi bisa berjalan lebih efisien karena orang tidak terus-menerus diliputi rasa curiga," demikian catatan analisis dari laporan tersebut.

Mengapa Swedia Begitu Percaya?

Ada beberapa faktor fundamental yang ditengarai menjadi fondasi kokoh kepercayaan di Swedia. Pertama, sistem kesejahteraan sosial yang inklusif dan kuat meminimalkan ketidakpastian hidup. Ketika warga negara merasa aman secara ekonomi dan sosial, ketakutan terhadap ancaman eksternal, termasuk dari orang asing, cenderung menurun. Kedua, tingkat transparansi pemerintahan dan rendahnya korupsi menciptakan ekspektasi bahwa aturan berlaku adil untuk semua orang, termasuk pendatang. Ketiga, norma budaya kolektif yang menghargai tanggung jawab sosial (social responsibility) telah tertanam melalui institusi pendidikan selama beberapa generasi. Kepercayaan di Swedia seolah menjadi sebuah kontrak sosial tak tertulis yang dijaga bersama.

Potret Negara dengan Kepercayaan Terendah

Di sisi lain spektrum, Turki menempati posisi sebagai negara dengan tingkat kepercayaan paling rendah terhadap orang asing dalam survei yang sama. Hanya 14% responden di Turki yang merasa bahwa kebanyakan orang dapat dipercaya. Realitas ini sering kali dipengaruhi oleh konteks geopolitik yang tidak stabil, polarisasi politik yang tajam, atau krisis ekonomi yang membuat masyarakat cenderung defensif. Ketimpangan ini menunjukkan bahwa kepercayaan bukanlah hadiah yang muncul begitu saja, melainkan produk dari stabilitas multi-dimensi yang harus dibangun secara konsisten oleh negara. Data dari media kami ini memperkuat argumen bahwa membangun social trust adalah proyek jangka panjang yang melibatkan keadilan hukum, pemerataan ekonomi, dan pendidikan karakter bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User